Thailand ajak kerjasama Indonesia melalui Seminar Internasional Kakao
Fisip, Unila - Hubungan Internasional Fisip Universitas Lampung mengadakan seminar internasional
tentang perkembangan Kakao (pohon cokelat) di Indonesia dan dunia pada hari Selasa (5/12) di Gedung A Fisip Universitas lampung.
Dr Apple mengharapkan adanya kerjasama ini dapat lebih meningkatkan perkembangan produksi coklat di Indonesia untuk mengimbangi permintaan global dengan membuat pertanian yang berkelanjutan. (Yohana)
tentang perkembangan Kakao (pohon cokelat) di Indonesia dan dunia pada hari Selasa (5/12) di Gedung A Fisip Universitas lampung.
Salah satu pengisi materi ialah Dr. Winayaporn Bhrammanochote atau lebih sering dipanggil Dr Apple dari Thailand yang merupakan seseorang yang mengelola area manajemen salah satu industri di Thailand. Ia menjelaskan bahwa produksi pasar Kakao di Asia sebesar 17% sedangkan Indonesia sendiri merupakan ketiga terbesar di dunia dengan total 656.000 ton pada tahun 2016.
"Thailand dan Indonesia can cooperate the cocoa farmers to invest more money in growing cocoa, use technology to process cocoa to chocolate, and export chocolate to other countries" jelas Dr Apple. (Thailand dan Indonesia dapat bekerja sama dengan para petani kakao untuk menginvestasikan lebih banyak uang dalam menanam kakao, menggunakan teknologi untuk mengolah pohon coklat menjadi coklat, dan mengekspor cokelat ke negara lain).Dr Apple mengharapkan adanya kerjasama ini dapat lebih meningkatkan perkembangan produksi coklat di Indonesia untuk mengimbangi permintaan global dengan membuat pertanian yang berkelanjutan. (Yohana)
