Mahasiswa Semester Tua? Kenali Ciri-cirinya!
Anythingaboutus – Mahasiswa
mempunyai ciri khas yang berbeda-beda, akan tetapi secara tidak
langsung kita bisa tahu loh mahasiswa itu semester akhir dari cara kita
melihat ciri khas mahasiswa itu.
Berikut admin memaparkan ciri khas mahasiswa semester akhir di salah satu fakultas Universitas Lampung yaitu Fakultas Fisip:
Rambut adalah ciri khas bagi
segelintiran mahasiswa semester akhir. Bagi mereka rambut adalah lambang
jika mereka sudah lama menjadi mahasiswa. Sebagai mahasiswa menganggap bahwa mempunyai rambut gondrong menjadi identitas yang melambangkan kebebasan mahasiswa di semester akhir. Tidak terikat dengan aturan seperti saat masih berstatus mahasiswa baru. Jadi bisa dipastikan jika kita bertemu mahasiswa gondrong, artinya kita bertemu dengan mahasiswa semester akhir guys!
- Berpakaian seadanya
Berpakaian seadanya merupakan ciri khas
mahasiswa semester akhir. Bagi mereka pakaian tidak terlalu pusing untuk
dipikirkan, sangat berbeda jauh dengan mahasiswa baru yang menggunakan
pakaian yang masih enak dipandang.
- Berada di kampus sampai larut malam
Berada di kampus sampai larut malam
merupakan ciri khas masiswa semester akhir. Bagi mereka kampus adalah
rumah kedua yang sangat nyaman untuk ditempati sampai lupa dengan waktu.
- Muka yang lusuh
Muka yang lusuh merupakan ciri khas
mahasiswa semester akhir. Karena banyaknya tugas seperti Seminar
proposal, Praktek profesi, dan Skripsi membuat tekanan yang menjadikan
raut muka mahasiswa akhir menjadi lusuh.
5. Setia
Yang dimaksud disini setia nungguin pembimbing, setia nungguin hari terakhir
pengumpulan tugas, setia dengan berpikir daripada kerja, setia dengan
banyak pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu dipertanyakan.
6. Anak mama
Karena banyak kebutuhan, pasti rajin mneghubungi orang tua
dan ngomongnya lebih baik dari yang biasanya, ingat karena ada maunya ya
7. Rajin ke Perpustakaan.
Mahasiswa tingkat akhir, pastinya disuruh banyak cari referensi, entah
itu jurnal atau skripsi dari alumni, mau tidak mau mereka wajib mencari
bahan di perpustakaan kampus atau perpustakaan daerah. Jika yg awalnya
mereka cuma sekali dalam 1 semester ke perpustakaan, bisa dipastikan
dengan adanya skripsi mereka harus ke perpustakaan berkali-kali, biar
dapet revisi banyak
